KABARMAGAZINE

Kabar Online Terlengkap
Vaksin Covid-19 mulai disuntikkan, pahami efek samping


Kabarmagazine.com – Jakarta. Sejumlah negara seperti Inggris dan Amerika Serikat mulai melaksanakan vaksinasi vaksin Covid-19. Indonesia juga akan menyelenggarakan vaksinasi vaksin corona mulai tahun 2021. Sebelum mendapat giliran vaksinasi, pahami efek samping vaksin Covid-19.

Vaksin Covid-19 sudah ditemukan dan mulai diedarkan ke seluruh dunia. Tentunya, hal ini menjadi harapan baru untuk mengakhiri pandemi ini.

Di sisi lain, temuan vaksin Covid-19 ini membawa keprihatinan tersendiri. Pasalnya, pengembangan vaksin ini tergolong cepat sehingga banyak orang yang khawatir akan efek sampingnya.

Melansir data Celveland Clinic, sudah ada dua jenis vaksin Covid-19 yang telah mendapat lampu hijau untuk didistribusikan, yakni vaksin Covid-19 dari Pfizer dan Moderna mRNA. Vaksin Covid-19 dari Pfizer dikembangkan oleh BioNTech dan Pfizer Inc, sedangkan vaksin Moderna mRNA dikembangkan oleh moderna.

Baca juga: Daftar zona merah corona di Indonesia per 23/12/2020, Jawa Tengah berkurang

Kedua jenis vaksin Covid-19 tersebut diklaim memiliki efektivitas sebesar 95 persen selama uji coba. Sebenarnya, belum ada vaksin Covid-19 yang sepenuhnya disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) untuk dijual ke rumah sakit dan penyedia layanan kesehatan.

Akan tetapi, dua jenis vaksin Covid-19 tersebut disetujui untuk izin penggunaan darurat. Dengan demikian, vaksin Covid-19 yang telah diedarkan itu masih akan ters diuji coba untuk membuktikan kemanan dan efektivitasnya.

Efek samping umum dari vaksin Covid-19 dari Pfizer dan Moderna mRNA, antara lain: nyeri, kemerahan, dan bengkak di lokasi suntikan kelelahan sakit kepala nyeri otot dan persendian demam ringan dan menggigil. Sebenarnya, setiap vaksin pasti memiliki efek samping.

Namun, manfaat vaksin lebih besar daripada efek sampingnya. Efek samping yang terjadi juga menunjukan indikasi bahwa vaksin sedang melakukan tugasnya untuk membantu tubuh mengembangkan kekebalan terhadap virus.

Jadi, masyarakat tak perlu khawatir akan hal itu. “Banyak orang menghindari vaksin karena takut efek sampingnya. Padahal, manfaat vaksin lebih besar daripada efek sampingnya,” kata Dr. H. Dirk Sostman, presiden Academic Institute di Houston Methodist.



Source link

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.